Minggu, 07 Februari 2021

Jurnal Percobaan 1 Analisa Kualitatif Unsur-Unsur Zat Organik

ANALISA KUALITATIF UNSUR-UNSUR ZAT ORGANIK 


 



 

NAMA                 : FEBBY RAHMADAYANI

NIM                     : A1C119052

KELAS                : REGULER B 2019

 

 

 

                                                         DOSEN PENGAMPU :

                                                          Dr. Syamsurizal, M.Si

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021




PERCOBAAN 1

  I  Judul                       :   Analisa Kualitatif Unsur-Unsur Zat Organik

 II  Hari, Tanggal         :   Senin, 15 Febuari 2021

III  Tujuan                 :       1. Untuk mengetahui prinsip dasar dalam analisa kualitatif dalam kimia          

                                               organik.

                                         2. Untuk mengetahui tahapan kerja analisa yang dimulai dengan unsur karbon 

                                              dan hidrogen, dalam suatu senyawa organik  

IV  Landasan Teori

Analisa organik kualitatif adalah materi yang banyak bergerak di bidang mengidentifikasi senyawa organik yang juga tidak diketahui. Keberhasilan analisa kualitatif juga ditentukan oleh banyak faktor yang berkaitan dengan sifat yang begitu khas dari masing-masing senyawa atau campurannya serta teknik dan juga pola kerja analisa yang sistematik. langkah analisa organik kualitatif pertama akan mencakup beberapa bidang analisa unsur, klasifikasi kelarutan serta sifat fisiknya, klasifikasi gugus fungsi dengan cara mengidentifikasi sifat derivatnya. Tahap pertama analisa organik yaitu adalah menetukan adanya beberapa unsur seperti halogen, hidrogen, oksigen, belerang,  fosfor, dan karbon.(Tim Kimia Organik 1, 2021).

Analisis kualitatif Merupakan analisis untuk menentukan identifikasi elemen dan spesies beberapa senyawa yang ada di dalam sampel. Analisis kualitatif berhubungan dengan cara untuk mengidentifikasi ada atau tidak analit yang dimaksud dalam sampel tersebut. Analisis kualitatif yaitu merupakan suatu proses dalam mendeteksi keberadaan unsur kimia. Metode analisis kualitatif  menggunakan beberapa pereaksi, yang digunakan adalah pereaksi golongan dan  juga pereaksi spesifik. (Wardiyah, 2016).

Senyawa organik merupakan  senyawa kimia yang didalam senyawa tersebut terdapat molekuln karbon, ada senyawa yang didalamnya tidak mengandung molekul karbon yaitu karbida, karbonat dan juga  oksida karbon. Beberapa diantaranya senyawa organik protein, lemak dan juga karbohidrat merupakan komponen penting di dalam biokimia. Beberapa golongan senyawa organik adalah senyawa alifatik yaitu rantai karbon yang dapat diubah gugus dan juga fungsinya. (Tim Pengampu Prakikum, 2020)

Suatu bahan organik adalah gabungan dari beberapa senyawa organik kompleks yang telah atau sedang mengalami suatu proses yaitu proses dekomposisi, terdapat dua cara yaitu dengan cara humus hasil humifikasi serta dengan beberapa senyawa anorganik hasil mineralisasi dimana termasuk mikrobia heterotrofik dan juga ototrofik yang terlibat serta berada di dalamnya. Bahan organik tersusun dari  beberapa unsur C, H, O, serta bahan organik dalam beberapa hal mengandung N, S, P dan Fe. Karbon merupakan suatu penyusun yang utama didalam bahan organik serta merupakan elemen dan juga unsur berlimpah di semua makhluk hidup. Senyawa karbon adalah senyawa yang menjadi sumber energi bagi seluruh organisme.(Hutasoit, 2014).

  Terdapat dua jenis analisis, diantaranya yaitu analisis kuantitatif serta analisis kualitatif. Yang pertama adalah analisis kualitatif, analisis kualitatif ini adalah analisis mengenai identifikasi zat-zat. yang membahas suatu unsur dan senyawa yang akan diidentifikasi atau terdapat dalam sampel tersebut. Tujuan pokok dari analisa kualitatif yaitu memisahkan serta mengidentifikasi sejumlah unsur. (Vogel, 1985).

V  Alat dan Bahan

5.1  Alat

       1. Cawan porselin

       2. Tabung reaksi

       3. Sudip

       4. Sudip dan pipa pengalir gas

       5. Gelas kimia

       6. kasa

       7. Bunsen

       8. kaki tiga  

       9. Penjepit kayu

5.2 Bahan

       1. Serbuk CuO kering 1-2 gram

       2. Ca(OH)2

       3. C12H22O11

       4. Spirtus

 

VI  Prosedur Kerja

       1) Karbon dan Hidrogen

                  Cawan porselin

ð Ditempatkan 1-2 gram serbuk CuO kering

ð Dikeringkan beberapa saat diatas pemanas bunsen

ð Dicampurkan hati-hati dengan sejumlah gula, selagi CuO hangat ± 1/10

jumlah CuO

                  Tabung reaksi pyrex

ð  Dipindahkan campuran kedalamnya

ð  Dilengkapi tabung dengan sumbat dan pipa pengalir gas

ð  Disusun tabung pengalir gas sehingga gas yang mengalir bisa masuk kedalam tabung yang berisi 10 ml larutan Ca(OH)2

ð  Dipanaskan campuran dan diamati hasilnya

ð  Diperhatikan air yang mengembun ditabung reaksi

                  Hasil pengamatan

           

Untuk lebih jelasnya mengenai analisa kualitatif unsur unsur zat organik anda dapat melihat video

berikut  :

https://youtu.be/OJCJh4KA4AY

Permasalahan :

1.  Apa yang terjadi jika CuO yang di berikan tidak sebesar 1-2 gram?

2.  Mengapa pada prosedur harus ditambahkan gula, bukan senyawa lain, jelaskan?

3. Apa keistimewaan larutan Ca(OH)2 sehingga menjadi larutan yang bisa membantu menganalisa unsur karbon dan hydrogen ?

 

 

 

 



4 komentar:

  1. Baiklah, disini saya Soni Fitri Nababan (A1C119097) ingin menjawab permasalahan no 1. Jadi yang kemungkinan terjadi itu adalah hasil yang didapat tidak sesuai dengan percobaan, kemungkinan terjadi kesalahan dalam praktikum. Dimana massa disini berpengaruh dalam menganalisis unsur tersebut. Jadi dalam melakukan percobaan harus membuat sesuai takarannya agar hasilnya juga sesuai harapan dan tidak terjadi kesalahan.

    BalasHapus
  2. Baiklah, disini saya Soni Fitri Nababan (A1C119097) ingin menjawab permasalahan no 1. Jadi yang kemungkinan terjadi itu adalah hasil yang didapat tidak sesuai dengan percobaan, kemungkinan terjadi kesalahan dalam praktikum. Dimana massa disini berpengaruh dalam menganalisis unsur tersebut. Jadi dalam melakukan percobaan harus membuat sesuai takarannya agar hasilnya juga sesuai harapan dan tidak terjadi kesalahan.

    BalasHapus
  3. Baiklah saya Putri Mayang Sari dengan NIM A1C119056 akan menjawab no.3 Larutan Ca(OH)2 disebut air kapur dan merupakan basa dengan kekuatan sedang. Larutan tersebut bereaksi hebat dengan berbagai asam, dan bereaksi dengan banyak logam dengan adanya air. Larutan tersebut menjadi keruh bila dilewatkan karbon dioksida, sehingga dapat menganalisa adanya unsur carbon dan hidrogen dalam suatu senyawa

    BalasHapus
  4. baiklah, perkenalkan nama saya Erina Shafura
    Nim : A1C119068
    Kelas : Reg B 2019

    menurut saya saat kita menganalisa unsur karbon tentunya semua unsur yang didalamnya harus ada atom C ,dan alasan menggunakan gula karena gula mengandung gugus fungsi C6H12O6, dimana jumlah karbon yang terkandung didalam gula tersebut sangatlah banyak,sedangkan jika kita menggunakan senyawa yang lain maka didalam gugus fungsinya harus ada atom C. misalkan jika kita menggunakan senyawa NaCl maka tidak terdapat atom karbon didalam unsur tersebut, dan pada proses pencampuran gula dengan CuO, dimana CuO disini berperan sebagai (pengoksidasi)mentransfer atom nya ke gula,sehingga pada saat proses pemanasan gula dengan CuO maka terbentukla gas yaitu Co2.

    BalasHapus

LAPORAN 13 - EKSTRAKSI PADA SENYAWA SENYAWA ORGANIK

                                         EKSTRAKSI PADA SENYAWA SENYAWA ORGANIK                  NAMA                 : FEBBY RAHMADAYANI NI...