Jumat, 16 April 2021

Laporan 8 - reaksi reaksi alkohol

                                                       REAKSI-REAKSI ALKOHOL

          

 



 

NAMA                 : FEBBY RAHMADAYANI

NIM                     : A1C119052

KELAS                : REGULER B 2019

 

 

 

                                                         DOSEN PENGAMPU :

                                                          Dr. Syamsurizal, M.Si

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021


VIII. DATA PENGAMATAN

Prosedur

Fungsi Alat Dan Bahan

Tujuan Prosedur

Hasil

Diberi label di setiap tabung reaksi

Kertas label : memberikan nama pada setiap tabung reaksi

 

Tabung reaksi : tempat mencampurkan larutan

 Untuk mempermudah membedakan senyawa satu dan lainnya

Tabung reaksi siap di iisi larutan

Dimasukkan 5 tetes  senyawa tersebut ke dalam tabung reaksi

Bahan :

1 butanol, 2 propanol, 2 metil 2 propanol, fenol, Senyawa X , Senyawa y dan senyawa z :

Senyawa yang akan di uji

 

Alat :

Tabung reaksi : tempat mencampurkan larutan

 

Pipet tetes : mengambil larutan

Untuk melihat apakah senyawa tersebut teridentifikasi sebagai alkohol

Tabung reaksi siap diuji

Ditutup menggunakan alumunium foil

Alumunium foil : menutup tabung reaksi agar tidak terjadi kontaminasi

Untuk larutan tetap aman dan tidak terkontaminasi dengan lingkungan

-

Di aduk perlahan

Tabung reaksi yang sudah ditutup dengan alumunium foil: tempat mencampurkan larutan

 

Untuk membuat larutan menjadi homogen

larutan tercampur rata dan terdapat perubahan warna dari bening ke keruh

Dipanaskan larutan apabila tidak berubah warna dari bening ke keruh pada suhu 60 C selama 15 menit

Alat :

Bunsen, kaki tiga, dan kasa : penyusun dalam pemanasan

Bunsen dan spirtus : sumber panas

Gelas kimia : tempat mengisi aquades untuk tempat pemanasan

Bahan :

Aquades : larutan yang akan didihkan untuk tempat pengujian sampel

Untuk melihat apakah setelah di pamanasan larutan memberikan hasil positif terhadap uji lucas

 hanya 2 metil 2 propanol, dan senyawa Y yang berubah menjadi  keruh

Ditambahkan 1 ml reagen lucas                         

Reagen lucas : larutan sebagai penguji

Untuk melihat apakah beraksi dengan uji lucas dan terdapat perubahan warna menjadi keruh

Larutan tercampur dengan reagen

 

 

IX. PEMBAHASAN

Pada percobaan ini menggunakan Uji Iucas adalah Berdasarkan video yang telah diamati bahwasanya apabila larutan tersebut bernilai positif terhadap uji Lucas maka terdapat perubahan warna menjadi keruh Hal ini di karena uji Lucas adalah mengidentifikasi alkohol dengan cara melihat bahwa ada perubahan warna dari bening ke keruh dengan ditandai bahwa Alkohol tersier langsung berubah keruh Alkohol sekunder berubah keruh dalam beberapa menitAlkohol primer berubah keruh dalam beberapa jam.

Prinsip dari uji Lucas  merupakan membedakan antara alkohol primer, alkohol sekunder dan alkohol tersier, dengan menggunakan uji reagen yang terbuat dari campuran asam klorida pekat dengan seng klorida, yang membedaan reaktivitas dari tiga jenis alkohol  dengan hidrogen halida akan menentukan jenis dari alkohol. Adapun alkohol tersier akan bereaksi dengan reagen Lucas tanpa proses pemanasan dalam video ini adalah 2 meril 2 propanol dan senyawa y , alkohol tersier bereaksi akan membentuk lapisan keruh yang terpisah. Alkohol sekunder perlu pemanasan untuk memastikan bahwa alkohol sekunder bereaksi ketika diberi reagen Lucas, alkohol sekunder terlarut karena pembentukkan ion oksonium dan akhirnya terbentuk alkil klorida. Sedangkan alkohol primer tidak bereaksi dengan reagen Lucas.  

Faktor- factor yang mempengaruhi reaksi alkohol adalah diantaranya :

1. Tekanan                                                            

Semakin kuat pengocokan antar larutan maka semakin cepat larutan tersebut bereaksi membentuk yang ditandai dengan endapan putih keruh yang terbentuk

2. Suhu

Untuk uji alkohol tersier dan sekunder dapat berlangsung dalam suhu ruangan  dan Ada juga yang memerlukan suhu tinggi yaitu didukung oleh pemanasan.

Dari hasil video yang sudah di amati bahwasanya uji alkohol dengan Reagen pereaksi Lucas ini terjadi karena adanya beberapa faktor pendukung yaitu tekanan dan suhu jika reaksi sudah terjadi ditandai dengan terbentuknya endapan keruh putih

 

X. PERTANYAAN

1.      Apakah berpengaruh jika kita melebihkan dan mengkurangkan penambahan Reagen Lucas ?

2.      Bagaimana jika kita tidak melakukkan penggoncangan pada prcobaan ini ?

3.      Apakah mempengaruhi hasil akhir jika kita mengurangkan larutan sampelnya ?

XI. KESIMPULAN

1.      Alkohol adalah merupakan senyawa organik organik yang tersusun dari atom C, H dan O, dengan rumus umum CnH2n + 1OH. Alkohol dicirikan dengan adanya gugus -OH pada rantai karbon. Rantai karbon dapat berupa gugus alkil jenuh atau tak jenuh, gugus alkil tersubstitusi, dan juga dapat dilekatkan pada rantai siklik. Selain alkohol dengan satu gugus -OH, ada alkohol dengan beberapa gugus -OH.

2.      Prinsip analisis uji Lucas adalah membedakan senyawa alkohol primer, sekunder, dan tersier dengan pereaksi yang terbuat dari campuran asam klorida pekat dan seng klorida. Jika alkohol primer tidak bereaksi, alkohol sekunder bereaksi dengan lambat, sedangkan alkohol tersier dapat bereaksi dengan cepat


XII. DAFTAR PUSTAKA

 

Amaldo, 2015 , reaksi- reaksi alkohol dan turunananya https://amaldoft.wordpress. com/2015/11/21/reaksi-reaksi-alkohol-turunan-alkana/  ( diakses pada tanggal 8 April 2021 )

Eddy, D. R., & Rustaman, R. (2018). Uji fotokatalisis reduksi benzaldehida menggunakan titanium dioksida hasil sintesis. PENDIPA Journal of Science Education2(2), 158-162.

Emel, 2010, reaksi- reaksi pada alkohol https://wanibesak.wordpress.com/tag/reaksi-reaksi-pada-alkohol/ ( diakses pada tanggal 8 April 2021 )

Hidayaturohman, M. (2018). Pembuatan multimedia interaktif berorientasi tiga level representasi pada reaksi alkohol (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

Humaira, 2014, Laporan kimia organic http://velahumaira.blogspot.com/2014/03/laporan-kimia-organik-identifikasi.html ( diakses pada tanggal 8 April 2021 )

3 komentar:

  1. Perkenalkan nama saya: Elseria Afriyanti Togatorop,NIM:A1C119071
    akan menjawab pertanyaan no 2
    jika kita tidak melakukkan penggoncangan pada percobaan ini maka kita tidak dapat melihat perubahan warna larutan dari bening menjadi keruh ketika dilakukan pada uji lucas. Dimana, Semakin kuat penggocangan atau pengocokan antar larutan maka semakin cepat larutan tersebut bereaksi membentuk yang ditandai dengan endapan putih keruh yang terbentuk

    BalasHapus
  2. Baiklah, saya Suci Rohana Putri Tambunan (A1C119050) akan menjawab soal no. 1.
    Tentu berpengaruh, terutama dalam penentuan golongan alkohol. Apabila berlebih maka hasil reaksi menjadi lewat jenuh sedangkan bila berkurang hasil reaksi menjadi sulit ditentukan apakah alkohol sudah bereaksi seluruhnya atau belum, dalam artian tidak memberikan perubahan sehingga sulit menentukan golongan alkohol tersebut.

    BalasHapus
  3. Perkenalkan nama saya Adith Andrizal dengan NIM A1C119065 akan mencoba menjawab pertanyaan no 3. Berpengaruh, Apabila sampel yang digunakan di kurang maka hasil reaksi menjadi lewat jenuh ketika reagen lucas ditambahkan.

    BalasHapus

LAPORAN 13 - EKSTRAKSI PADA SENYAWA SENYAWA ORGANIK

                                         EKSTRAKSI PADA SENYAWA SENYAWA ORGANIK                  NAMA                 : FEBBY RAHMADAYANI NI...