Minggu, 21 Februari 2021

Jurnal Percobaan 2- Penentuan kelas kelarutan

  PENENTUAN KELAS KELARUTAN

          

 



 

NAMA                 : FEBBY RAHMADAYANI

NIM                     : A1C119052

KELAS                : REGULER B 2019

 

 

 

                                                         DOSEN PENGAMPU :

                                                          Dr. Syamsurizal, M.Si

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021




PERCOBAAN 2

  I  Judul                         :   Penentuan Kelas Kelarutan

 II  Hari, Tanggal           :   Senin, 22  Febuari 2021

III  Tujuan                      :   1. Untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap larutan

   2. Untuk mengetahui kelarutan gula didalam air mineral, biasa, dan panas.

IV  Landasan Teori

Didalam senyawa mempunyai sifat yang berdeda, tentunya juga di setiap senyawa organik memiliki sifat kelarutan yang khas, seperti jenis pelarut serta jumlah kelarutannya. Sifat kelarutan ini akan membantu memperkecil atau bisa di sebut mempersempit ruang gerak analisis  maupun secara kimia atau juga  spektroskopis (Tim Kimia Organik I, 2021).

Kelarutan adalah untuk menyebutkan jumlah maksimum suatu zat yang bisa larut dalam sejumlah zat pelarut tertentu atau larutan. Suatu kelarutan berhubungan dengan jenis zat terlarut. Serta suatu larutan disebut kalur apabila suatu zat di campurkan dengan suatu zat yang ,lain ketika suatu zat  dicampurkan akan menjadi satu atau homogen, maksudnya solute atau terlarut, larut dalam solven atau pelarut secara homogen. Kelarutan juga menggunakan secara kuantitatif untuk menyatakan komposisi dari larutan tersebut  (Keenan, 2006)

Kelarutan adalah dimana keadaan suatu senyawa baik padat, serta cair, ataupun gas yang terlarut dalam  suatu padatan, cairan, dan juga gas yang akan menghasilkan suatu larutan homogen. Kelarutan berhubungan juga pada pelarut yang dipakai serta suhu dan juga tekanan. Kelarutan juga memiliki peranan penting di bidang, terutama bidang farmasi Di dalam bidang, khusus nya bidang farmasi untuk menentukan konsentrasi nya dan akan dicapai pada sirkulasi sistemik serta mengciptakan respon farmakologi (Hendriani, 2008)  Pada dasarnya, data titik leleh dari 388 senyawa organik yang berperan dan berfungsi konstribusi tipe gugus kimia, Titik leleh adalah salah satu sifat fisik yangsangat  penting untuk mengetahui karakterisasi suatu senyawa. sifat fisik senyawa contohnya adalah titik didih, titik leleh, sifat lipofilitas serta kerapatan telah banyak dilaporkan berupa analisis dalam kegunaannya yaitu dengan mengenakan deskriptor geometri, parameter sterik serta struktur elektronik dari molekul. ( Tahir, 2002 )

Suhu mempengaruhi suatu Kelarutan perlu di Ingat lagi bahwa kelarutan merupakan sesuatu atau sebagai jumlah maksimum zat terlarut tersebut yang nanti akan melarut dalam sejumlah tertentu pelarut pada suhu tertentu. Kebanyakan suatu zat, suhu sangat mempengaruhi kelarutan. ( Chang, 2005)


V  Alat dan Bahan               

5.1  Alat

       1. Sendok                                     1  buah

       2. gelas kaca                     3 buah

       3. toples                            1 buah

       4. sendok the                    1 buah

       5. Stopwatch

 

5.2 Bahan

       1. air panas

       2. air dingin

       3. air mineral

       4. gula


VI  Prosedur Kerja

      Penentuan Kelas Kelarutan

             1) Kelarutan dalam air

                  Gelas I

ð Dimasukkan gula 2 sendok teh ke dalam gelas I ( yang berisi air panas )

ð Di aduk sampai larut

ð Dihitung menggunakan stopwatch

ð Di catat pada menit keberapa gula larut dalam air tersebut

                  Hasil Pengamatan

 

                  Gelas II

ð Dimasukkan gula 2 sendok teh ke dalam gelas II ( yang berisi air dingin )

ð Di aduk sampai larut

ð Dihitung menggunakan stopwatch

ð Di catat pada menit keberapa gula larut dalam air tersebut

                  Hasil Pengamatan

 

                  Gelas III

ð Dimasukkan gula 2 sendok teh  ke gelas III ( yang berisi air mineral)

ð Di aduk sampai larut

ð Dihitung menggunakan stopwatch

ð Di catat pada menit keberapa gula larut dalam air tersebut

                  Hasil Pengamatan

Untuk lebih jelasnya mengenai penentuan kelas kelarutan anda dapat melihat video

berikut  :

https://youtu.be/Yz_Sk419yPk

Permasalahan :

1.      Apa yang terjadi jika pada uji kelarutan dalam air, tidak di lakukan  pengadukkan secara  kuat kuat ?

2.      Apakah banyaknya air untuk melarutkan gula dapat mempengaruhi hasil akhir, atau ada faktor lain yang mempengaruhi ?

3.      Jika kita ganti gula dengan senyawa lain, bagaimana estimasi waktunya apakah berbeda senyawa gula dengan senyawa lain, jelaskan !

 


3 komentar:

  1. Bailah , perkenalkan nama saya Gustina Romarti Fajrin.
    NIM : A1C119053
    KELAS : REG B 19

    izin untuk mejawab pertanyaan febbi yang nomor (1)

    jadi, pertanyaan ini berhubungan dengan faktor pengadukan. Dimana,Pengadukan menyebabkan partikel-partikel antara zat terlarut dengan pelarut akan semakin sering untuk bertabrakan. Hal ini menyebabkan proses pelarutan menjadi semakin cepat. Nah, maka dari itu semakin cepat kita mengaduk maka semakin sering molekul-molekunya saling bertabrakan yang menyebabkan senyawa tersebut cepat terlarut. dan sebaliknya jika semakin lambat kecepatan pengadukan maka semakin jarang molekul-molekul bertabrakan dan menyebabkan zat tersebut lambat melarut.

    BalasHapus
  2. Baiklah perkenalkan nama saya Adith Andrizal dengan Nim A1C119065 akan menjawab pertanyaan no 2.
    Iya, karena salah satu faktor kelarutan ada juga volume, semakin banyak suatu pelarut semakin cepat zat terlarut melarut di dalamnya

    BalasHapus
  3. Baiklah saya Erina Shafura dengan Nim A1C119068. Akan menjawab soal nomor 3.
    Ketika gula diganti dengan senyawa lain dalam kelarutan dalam air maka estimasi waktunya akan berbeda.karena salah satu faktor dari kelarutan adalah ukuran dari zat terlarut. Apabila ukuran zat terlarut besar maka estimasi waktu untuk larut dalam pelarut air akan lebih lama daripada ukuran zat terlarut yang lebih kecil.

    BalasHapus

LAPORAN 13 - EKSTRAKSI PADA SENYAWA SENYAWA ORGANIK

                                         EKSTRAKSI PADA SENYAWA SENYAWA ORGANIK                  NAMA                 : FEBBY RAHMADAYANI NI...