PENENTUAN KELAS KELARUTAN
NAMA : FEBBY RAHMADAYANI
NIM : A1C119052
KELAS : REGULER B 2019
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Syamsurizal, M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VII. Data Pengamatan
|
NO |
PROSEDUR |
FUNGSI ALAT DAN BAHAN |
TUJUAN PROSEDUR |
HASIL |
|
1 |
Masukkan
Gula ke dalam gelas I sebanyak 2 sendok teh ke dalam air panas, lalu di aduk |
Gelas
1 : sebagai tempat atau wadah untuk
air panas Sendok
teh : mengambil 2 sendok gula dan memasukkan kedalam gelas I yang berisi air
panas Sendok
makan : mengaduk gula agar cepat larut Stopwatch
: untuk menghitung waktu Air
panas : sebagai pelarut gula
: berfungsi sebagai bahan yang akan dilarutkan |
Untuk
Mengetahui Seberapa Cepat Zat padat tersebut larut dalam air panas |
Gula
dapat larut dalam air selama 30 detik |
|
2 |
Masukkan
Gula ke dalam gelas II sebanyak 2 sendok teh ke dalam air Dingin, lalu di
aduk |
Gelas
2 : sebagai tempat atau wadah untuk
air dingin Sendok
teh : mengambil 2 sendok gula dan memasukkan kedalam gelas II yang berisi air
dingin Sendok
makan : mengaduk gula agar cepat larut Stopwatch
: untuk menghitung waktu Air
dingin : sebagai pelarut gula
: berfungsi sebagai bahan yang akan dilarutkan |
Untuk
Mengetahui Seberapa Cepat Zat padat tersebut larut dalam air dingin |
Gula
dapat larut dalam air selama 1 menit |
|
3 |
Masukkan
Gula ke dalam gelas III sebanyak 2 sendok teh ke dalam air Mineral, lalu
diaduk |
Gelas
3 : sebagai tempat atau wadah untuk
air mineral Sendok
teh : mengambil 2 sendok gula dan memasukkan kedalam gelas III yang berisi
air mineral Sendok
makan : mengaduk gula agar cepat larut Stopwatch
: untuk menghitung waktu Air
mineral : sebagai pelarut gula
: berfungsi sebagai bahan yang akan dilarutkan |
Untuk
Mengetahui Seberapa Cepat Zat padat tersebut larut dalam air mineral |
Gula
dapat larut dalam air selama 1 menit , 4 Detik |
VIII.
Pembahasan
Dari video yang telah di lakukan pada praktikan kita dapat
melihat bahwa pada gelas 1,2 dan 3 berisikan dengan air yang berbeda beda yaitu
air panas air dingin serta air mineral, dimana pada percobaan pertama, dimana
air yang digunakan adalah air panas, gula tersebut dapat
larut dalam air selama 30 detik, selanjutnya pada prosedur kedua yang berisi
air dingin, gula tersebut dapat larut dalam air selama 1 menit, yang ketiga air
mineral, gula tersebut dapat larut dalam air selama 1 menit , 4 Detik.
Didalam video yang
sebagai referensi, dapat dilihat air panas lebih cepat melarutkan gula dari pada air dingin dan juga air biasa,
sedangkan air dingin lebih cepat melarutkan gula dari pada air biasa, hal ini
dipengaruhi oleh Suhu, suhu yang tinggi membuat menjadi proses percepat, atau berlangsungnya
pelarutan secara cepat. Hal ini disebabkan pada suhu tinggi kemungkinan yang
terjadi pada tumbukan antar zat padat lebih sering, selain itu ada beberapa factor
yang mempengaruhi gula larut dalam air
Ada beberapa faktor
yang mempengaruhi yaitu :
·
suhu. Semakin tinggi suhu semakin cepat
larut.
·
Luas permukaan semakin besar permukaan
zat maka akan semakin larut
·
Volume zat semakin besar volume pelarut
maka akan mempercepat kelarutan
Semua faktor dalam
kelarutan gula dalam air saling berhubungan. Baik suhu permukaan zat dan juga
volume karena ketika Suhu yang panas dapat mempercepat larutnya zat terlarut
tersebut. Pelarut yang memiliki suhu yang lebih tinggi membuat lebih cepat melarutkan
zat terlarut dari pada pelarut yang
memiliki suhu lebih rendah. sewaktu pemanasan dilaksanakan, partikel yang ada pada
suhu tinggi akan bergerak lebih cepat dari pada yang memiliki suhu rendah. Mengakibatkan,
kontak yang dimiliki zat terlarut dengan zat pelarut menjadi lebih efektif. Menyebabkan
zat terlarut akan mudah larut pada suhu tinggi. Ukuran yang dimiliki zat
terlarut, suatu zat terlarut yang memilki ukuran kecil (serbuk) lebih mudah
melarut daripada zat terlarut yang berukuran lebih besar. Volume pelarut, voleme
pelarut juga mempengaruhi volume yang besar akan lebih akan mudah melarutkan
zat terlarut. Pengadukan suatu pengadukan menyebabkan partikel-partikel yang
dimilkisuatu zat terlarut dan juga pelarut akan semakin sering untuk bertabrakan.
Ini lah yang menjadi alasan proses pelarutan menjadi semakin cepat.
IX.
Pertanyaan
1. 1. Apakah mempengaruhi hasil akhir jika yang kita menggunakan gelas plasrik daripada gelas kaca ?
2. Mengapa
pada video yang telah di amati, air dingin lebih cepat melarutkan gula dari
pada air mineral, jelaaskan ?
3. Apakah
banyaknya gula di dalam air mempengaruhi kecepatan kelarutan ?
X.
Kesimpulan
1. Suhu
mempengaruhi kelarutan gula dalam air dikarenkan suhu yang tinggi membuat
menjadi proses percepat, atau berlangsungnya
pelarutan secara cepat. Hal ini disebabkan pada suhu tinggi kemungkinan yang
terjadi pada tumbukan antar zat padat lebih sering, selain itu ada beberapa factor
yang mempengaruhi gula larut dalam air
2. Suhu
yang panas dapat mempercepat larutnya zat terlarut tersebut. Pelarut yang memiliki
suhu yang lebih tinggi membuat lebih cepat melarutkan zat terlarut daripada pelarut yang memiliki suhu lebih rendah.
sewaktu pemanasan dilaksanakan, partikel yang ada pada suhu tinggi akan bergerak
lebih cepat dari pada yang memiliki suhu rendah. Mengakibatkan, kontak yang
dimiliki zat terlarut dengan zat pelarut menjadi lebih efektif. Menyebabkan zat
terlarut akan mudah larut pada suhu tinggi.
XI. Daftar Pustaka
Chang, Raymond. 2004. kimia
dasar jilid 2. Jakarta : Erlangga
Hendriani, Rini. 2008. Teknik Peningkatan Kelarutan
Obat. Farmaka Suplemen. Vol 14. No 2.
Keenan, CW. 2006. Kimia untuk Universitas Jilid 2. Erlangga : Jakarta.
Tahir,
I qmal. 2002. Quantitative
Relationships Between Molecular Structure And Melting Point Of Several Organic
Compounds. Indonesian Journal of Chemistry. Vol 2. No
2.
Tim Kimia Organik. 2016. Penuntun Praktikum Kimia Organik I. Jambi: Universitas Jambi

baiklah, perkenalkan nama saya GUSTINA ROMARTI FAJRIN
BalasHapusNIM : A1C119053
KELAS : REG B 19
saya akan menjawab pertanyaan febby yg nomor (3)
Jadi , jumlah gula dapat mempengaruhi kecepatan pelarutan. gula adalah suatu zat terlarut dan air adalah zat pelarutnya. semakin banyak zat terlarut gula yang masih bebrbentuk padatan di dalam sebuat pelarut maka akan semakin lama proses pelarutannya. karena, jumlah molekul air yang akan memecah partikel gula menjadi lebih kecil jumlahnya terlalu sedikit untuk membuat gula memjadi larut. dan jumlah gula yang terlalu banyak menyebabkan partikel gula lebih lambat terdisitribusi ke seluruh pelarut airnya.
Baiklah, perkenalkan nama saya Adith Andrizal dengan Nim A1C119065 akan menjawab pertanyaan no 1.
BalasHapusJika pada suhu normal maka pemakaian gelas kaca atau plastik tidak akan berpengaruh pada hasil akhir percobaan
Baiklah perkenalkan
BalasHapusNama: Erina Shafura
Nim: A1C119068
Izin menjawab pertanyaan no. 2
Kemungkinan pada saat melakukan percobaan praktikan salah dalam mengakurasi stopwact sehingga terjadi kesalahan dalam memperoleh hasil waktu yang dibutuhkan untuk zat larut. Karena yang benar adalah zat terlarut akan lebih cepat larut dalam air biasa bukan air dingin karena pada air dingin itu ruang antar molekul relatif sempit sehingga jumlah pergerakan molekul pada air dingin tidak sebanyak yang ada di air biasa.