Jumat, 16 April 2021

JURNAL 9 _ REAKSI REAKSI FENOL

                                                          REAKSI-REAKSI FENOL

          

 



 

NAMA                 : FEBBY RAHMADAYANI

NIM                     : A1C119052

KELAS                : REGULER B 2019

 

 

 

                                                         DOSEN PENGAMPU :

                                                          Dr. Syamsurizal, M.Si

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021


I  Judul                       :   Reaksi reaksi fenol

 II  Hari, Tanggal         :   Senin, 19 April 2021

III  Tujuan                    :  

1.    Untuk mengetahui reaksi fenol dengan uji liberman

2.    Untuk mengetahui prinsip uji liberman

IV  Landasan Teori

Fenol memiliki gugus yang sama  seperti alcohol namun gugus fungsinya melekat langsung pada cincin aromatic tersebut. Tata namanya biasanya dipergunakan nama lazim dengan akhiran –ol. Fenol mempunyai beberapa sifat-sifat fenol yakni, ,mfenol bisa digunakan sebagai antiseptikum, aspirin, dan fenolftalein, Mempunyai sifat asam, Mudah dioksidas, moember reaksi-reaksi berwarna dengan FeCl3, Memiliki sifat antiseptic, beracun, dan mengikis ( Yulandari,2018 )

Fenol adalah senyawa yang memiliki gugus hidroksil dimana terkait langsung kebenzena atau cincin benzenoid. Induk senyawa kelompok ini adalah C6H5OH disebut dengan fenol adalah bahan kimia industri yang penting. Sifat fenol yang sama dengan alkohol, tetapi kesamaan ini dimana suatu penyederhanaan yang berlebihan seperti arylamines. Fenol merupakan senaywa yang mempunyai gugus hidroksil dan cincin aromatik beninteraksi kuat serta mempengaruhi reaktivitas masing-masing ( Yuyun, 2019 )

Fenol adalah asam yang lebih kuat dibandingkan dengan alkohol atau air. Fenol dengan pKa=10 dengan kekuatan asam antara ditengah antara etanol dan asam asetat. Ion fenoksida adalah basa yang lebih lemah dibandingkan OH, itu sebabnya fenoksida dapat diolah dengan seuatu fenol serta NaOH dalam air.reaktifitas ini sangat berbeda dengan reaktifitas alkohol. Fenol bersifat lebih asam dibandingkan alkohol hal ini di karenakan anion yang dihasilkan oleh resonansi,serta muatan negatifnya disebar (delokalisasi) oleh cincin aromatik. ( Togatorop, 2018 )

Uji steroid atau triterpenoid yang menggunakan metode Liebermann-bouchard. Metode ini adalah uji yang dimana Ekstrak dilarutkan dalam kloroform, selanjutnya ditambahkan pereaksi Lieberman-burchard dan ditambahkan dengan  (asam asetat anhidrida-H2SO4 pekat) menunjukkan hasil yang positif steroid pada ekstrak kasar etanol dan fraksi n-heksana dengan terbentuknya warna biru selanjutnya direaksikan pada pereaksi Lieberman-burchard (asam asetat glasial- H2SO4 pekat). Perbedaan warna  pada larutan yang terbentuk diantara steroid dan triterpenoid yang disebabkan gugus tersebut dimiliki keduanya berbeda pada atom C yang ke empat ( Saleh, 2011 )

Pereaksi liberman dapat mngidentifikasi fenol dalam penelitian dengan cara Identifikasi steroid / triterpenoid Sebanyak 1 ml larutan ekstrak ditambah serta  pereaksi Lieberman Burchard. Adanya senyawa steroid yang di tandai dengatimbulnya warna hijau atau biru dan triterpenoid menimbulkan warna merah serta violet. ( wibowo, 2016 )

V. Alat dan bahan

5.1   Alat                                                     

1.            Kertas label

2.            Tabung reaksi

3.            Rak tabung reaksi

4.            Pipet tites

5.            Spatula

5.2   Bahan

1.      Fenol

2.      H2SO4

3.      Natrium nitrat

4.      Aquades

 

VI.    PROSEDUR KERJA

UJI LIBERMAN

Tabung reaksi

·         Dimasukkan fenol kedalam tabung reaksi dengan spatula

·         Dimasukkan H2SO4 kedalam tabung reaksi

·         Di aduk perlahan sampai berubah menjadi merah

·         Di tambahkan natrium nitrat 1 spatula

·         Di aduk perlahan sampai warna menjafi biru tua

·         Di maskukkan larutan yang diuji kedalam aquades

·         Di amati hasilnya

Hasil pengamatan

Untuk lebih jelasnya mengenai reaksi reaksi fenol anda dapat melihat video berikut  :        

Reaksi reaksi fenol : https://youtu.be/_CDSyu8RajY

Permasalahan :

1.      Bagaimana cara reaksi fenol dengan uji liberman bernilai positif dan negative ?

2.      Apakah berpengaruh proses penggoncangan dalam uji liberman  tersebut ?

3.      Apakah ada uji lain selain Uji liberman jelaskan ?

 

 

 


3 komentar:

  1. Baiklah saya Sindi Permata Sari, Dengan NIM A1C119064, Ingin menjawab pertanyaan dari febby no 2 , iya berpengaruh karna untuk dapat melihat warna menjafi biru tua pada reaksi fenol tersebut, dan juga pengocangkan ini juga untuk mempercepat reaksi tersebut

    BalasHapus
  2. Perkenalkan nama saya Gustina Romarti Fajrin (A1C119053) akan menjawab pertanyaan yang nomor 1.

    Jadi, hasil positif antara reaksi fenol dengan Reagen Lieberman adalah. Terjadi nya perubahan warna larutan yang awalmya orange pekat atau merah berubah menjadi hijau pekat atau biru. Sedangkan jika tidak berekasi atau menghasilkan reaksi negatif makam larutan tidak berubah warna menjadi hijau.

    BalasHapus
  3. baiklah saya Putri Mayang Sari A1C119056 akan menjawab soal no.3.
    jadi ada banyak uji lain untuk fenol salah satunya ialah uji FeCl3, dimana pada uji ini benar akan terjadi perubahan warna dari bening menjadi ungu. Pada struktur reaksinya dimana Fe3+ akan membentuk kompleks oktahedral dengan adanya fenol di dalam larutan. Kompleks berwarna ungu ini akan terbentuk lebih cepat jika dilakukan dalam suasana basa. Oleh sebab itu, piridin ditambahkan untuk mendeprotonasi fenol membentuk ion fenoksida yang akan bertindak sebagai ligan pada pembentukan kompleks tersebut.

    BalasHapus

LAPORAN 13 - EKSTRAKSI PADA SENYAWA SENYAWA ORGANIK

                                         EKSTRAKSI PADA SENYAWA SENYAWA ORGANIK                  NAMA                 : FEBBY RAHMADAYANI NI...